Macet.
Ramai.
Banyak orang.
Kalian siapa?
Waktu itu,
sore-sore, jam pulang kantor, dan jam pulang sekolah buat yang sekolah
siang atau yang ada pemsor di sekolahnya. Biasanya jam-jam segitu memang
ramai dan macet. Pun sebenarnya aku sudah terbiasa dengan hal itu. Tapi
sore itu pikiranku rupanya lebih aktif dari biasanya. Dan kira-kira
seperti inilah yang aku pikirkan.
Dari sekian
banyak orang yang terjebak macet, dan dari sekian banyak orang yang
lewat,ada pekerja kantoran, pegawai negri, guru, murid SMP, murid SMA,
ibu-ibu, bapak-bapak, dan aku tidak mengenal siapapun diantara mereka.
Tapi mereka disini. Kira-kira siapa saja mereka? Bagaimana kehidupan
mereka? Dan apa yang mereka pikirkan ketika melihatku? Dan dari
semuanya, apa cuma aku yang terlalu memikirkan ini?
Aku mulai sadar tentang beberapa hal, seperti misalnya :
"Manusia
ada banyak banget ya, dan sekarang coba bayangin di tempat yang ramai
dan macet gini aku udah liat berapa wajah dalam sehari? Ratusan? Atau
bahkan seribu lebih? Terus sejak aku lahir aku udah melewati berapa
hari? 8.000 hari bahkan lebih dan terus bertambah, anggap aku ketemu 500
orang perhari entah itu di jalan, di mini market, di bioskop, di taman
kota waktu aku lari pagi, di tempat makan, dan lain-lain berarti aku
udah ketemu kira-kira 4 JUTA orang selama hidupku. Dan menurut Badan
Pusat Statistik Provinsi Bali, yang diupdate terakhir itu Februari 2018,
jumlah penduduk di provinsi Bali itu totalnya 3.890.757, berarti ada
orang yang paling nggak pernah ketemu dua kali sama aku. Atau bahkan
lebih. Ya, memang sih kan yang di bali nggak cuma orang bali aja, ada
bule juga. Tapi ya tetep kan, masih banyak orang-orang dari daerah yang
belum pernah aku kunjungi belum pernah ke Denpasar. Dan aku juga belum
berpetualang keliling pulau Bali."
Jadi
anggaplah aku ambil kesimpulan kalau setidaknya dari semua orang yang
nggak aku kenal itu ada yang pernah ketemu aku lebih dari satu kali.
Tapi anehnya aku ngerasa kayak aku ketemu orang yang berbeda terus
setiap hari nya. Keterbatasan ingatan manusia kah?
Hmm,
coba pikirkan lagi. Aku berangkat ke kantor setiap jam 07.30 , dan bisa
dibilang dalam beberapa kali aku lewat di jalan yang sama dalam waktu
yang sama seperti sebelumnya. Dan bisa dibilang juga aku berhenti di
lampu merah yang sama di waktu yang sama dengan kemarin, kemarin lusa,
atau minggu lalu (Demi ini aku suka ngecek jam di hp pas nyampe di lampu
merah) Tapi kenapa seolah aku sama sekali tidak pernah menemukan orang
yang sama seperti sebelumnya. Semuanya berbeda. Selalu, berganti, setiap
hari. Masa sih nggak ada satupun yang hidupnya rutin kayak tiba di
lampu merah yang sama dan di waktu yang sama seperti sebelumnya.
Hmmmm, bagiku ini sangat menarik.
Bagaimana
kalau ternyata cuma aku yang hidup setiap hari sedangkan orang-orang
ini, orang-orang tak dikenal yang aku temui ini hanya sekedar menghiasi
kehidupanku saja agar hidupku jadi lebih ........ hidup?
Karena
kalau duniaku hanya diisi oleh orang-orang yang aku kenal saja pasti
akan sepi banget. Apalagi Tuhan menciptakan bumi yang seluas dan sebesar
ini.
Bagaimana kalau mereka semua ini adalah
NPC (Non Player Character), dan baru aktif ketika aku mengenal mereka.
Kayak kisah mereka dari awal sampai hari ketika kami kenal itu baru
terbentuk, atau justru kehidupannya baru terbentuk saat aku bertanya
tentang hidup mereka. Atau ... atauu .....
Hahahahahahaha
Udah, jangan ikut bingung
Aku cuma kebanyakan bengong aja
Jadinya agak-agak ....
Gila.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar