Jangan mati sebelum aku mati.

Rabu, 27 Maret 2024

Tau gak kenapa aku nggak mau pelihara hewan?
Karena aku takut mereka mati duluan, sedangkan masa hidup hewan lebih rendah dari manusia kan.
Aku benci perpisahan, terutama prihal kematian.
Aku berusaha buat gak terlalu sayang sama apapun itu, semenjak aku nangisin kucing adikku yang mati.
Bukan kucingku, aku juga cuma ajak si kucing itu main kalau aku bosan aja.
Tapi pas dia mati, aku kayak kehilangan sesuatu.

Detik ini, waktu aku nulis kalimat ini pasti ada paling nggak satu atma yang lepas dari raganya.
Tapi dunia masih berjalan seperti biasanya.
Membuktikan kalau kita semua ini cuma butiran debu kecil yang kecil banget kalau dibandingkan semesta ini. Walau lucunya masih aja ada yang anggep dirinya segalanya. Cih!

Kalau aku nggak ada, semua pasti tetep baik baik aja.
Dan pada akhirnya semuanya akan kembali ke ketiadaan. Karena semua memang berasal dari ketiadaan.
Tapi satu hal, jangan mati sebelum aku mati.

Aku gak takut kalau aku mati besok, tapi aku takut kamu mati.
Satu satunya hal yang mungkin bikin aku terikat begitu erat dengan kehidupanku ini.
Kamu! iya, kamu! Aku takut kamu mati. 
Jangan mati sebelum aku mati. Karena meskipun aku masih hidup saat itu sebenarnya aku sudah sepenuhnya mati.

Kalau aku mati, ayo kita bertemu lagi. 
Entah lah, saat aku berusaha untuk tidak terikat pada apapun, saat mengingatmu lagi-lagi aku merasa gagal. Aku terikat denganmu. 

Monster

She ask but she don't ever want to hear my answer.
I have no voice, and she have no ear.
Someday, she will thinks, "what kind of monster you are?"
I am a monster that you create, ma'am.
Satisfied?

---

Sebelumnya aku hanyalah anak kecil ceria yang cerewet. Setidaknya begitu pikirku saat melihat deretan foto foto lawas dan rekaman lama itu. Aku tidak tau kapan tepatnya, aku tak lagi menjadi ekspresif.
Bertanya tak pernah mendapat jawaban.
Bertanya berujung dipertanyakan. 
"Kenapa kamu mikirin hal itu?"
"Kenapa kamu mempertanyakan hal itu?"

Aku mungkin adalah orang yang paling sulit percaya sesuatu yang abstrak.
kenapa begini? kenapa begitu? kenapa kalian melakukan ini dan itu?
"Kamu harus percaya." begitu katanya.
Tidak, aku tidak percaya apapun sebelum memang aku yang merasakannya. Mungkin kau merasakannya tapi tidak denganku.

Aku menghargai pendapat siapapun, tapi siapapun tidak bisa memaksaku untuk ikut menerimanya.
Bukankah kau juga? Ah, aku tau bedanya. Bedanya kau tidak menghargai pendapatku dan kau memaksaku untuk bisa menerimanya. Iya kan?

Setiap sesuatu pasti ada titik awalnya. Bedanya aku menyadarinya. Tapi kamu tidak.
Atau mungkin kamu tau tapi tidak sadar?
Iya, memang. Salah satu hal yang sangat sulit di lakukan adalah SADAR.

Sadar hidup adalah panggung raksasa tempat semua orang bermain peran.
Tidak usah terlalu serius, tapi jalanilah peranmu dengan baik.
Dan setiap orang adalah peran utama dari hidupnya masing-masing.
Jadi, ingatlah kalau dunia bukan hanya berputar disekelilingmu saja.

If someday i turn into a monster. 
Just let me runaway, I don't wanna hurt you.
And I don't wanna hurt too.



2023

Jumat, 12 Januari 2024

Kalau bisa dibilang titik balik kehidupan, mungkin iya juga. 

Mulai dari akhir tahun 2022 aku udah tinggal mandiri. Enggak semandiri itu memang. 
Masih dibayarin dwik semua-semuanya. Soalnya, ya gitu lah duitku habis mulu bukan buat diriku sendiri. Tapi hope someday kita akan sampai juga ya, ke posisi itu. 
Yah entah sampai atau nggak gapapa. Yang jelas ayo kita selesaikan semua ini pada waktunya. 
Mari kita tinggalkan ini tanpa mengikat diri pada apapun disini. Keep walking! 

2023 membawaku pada lautan besar diri sendiri yang akhirnya punya waktu untuk diselami. 
Katanya semakin dewasa orang orang akan semakin membatasi dirinya. 
Tapi aku menemukan diriku yang melompat dan melampauinya. Aku menemukan dunia yang meskipun jauh dari sempurna tapi ini selangkah lebih dekat dengan itu. 

2023 aku mencoba mengenal kata cukup saat menyadari aku mulai tidak pernah cukup. Dulu impianku cuma bisa naik pesawat. Sekarang aku malah menyadari itu sudah tidak cukup lagi. 

2023 aku menemukan diriku yang mulai sering berbicara dengan diriku sendiri. Dan itu sangat menyenangkan. Aku menyadari bahwa sendirian dan kesepian itu hal yang berbeda. Aku tidak kesepian, aku cuma sendirian dan aku menikmati itu. 
 
2023 aku belajar banyak. Saking banyaknya aku bingung harus menuliskan apa. Mungkin karna sudah lama aku tidak menulis ya, postingan terakhirku di Desember 2022. Sepertinya 2023 terlalu padat sampai aku tak sempat memikirkan apapun. Ah tapi tidak juga sih. Entahlah. Nanti aku akan menulis lagi. Untuk sekarang mungkin aku cuma mampu segini aja. Entah, aku hanya ingin jadi diriku yang autentic. 

 Bye!

Ga usah balik yuk

Minggu, 04 Desember 2022

 I don't wanna go back.

"Ga usah balik yuk?"

Ucap hatiku suatu ketika. 

"Kenapa?" tanyaku.

Rasanya menyenangkan hidup seperti ini. Bangun di pagi hari. Di dekap kenyamanan yang bisa ku sebut rumah. Bercerita apapun tanpa rasa takut. Jauh dari ekspetasi manusia lain. Punya waktu untuk memikirkan diri sendiri. Jauh dari riuh masalah yang kadang sebenarnya bukan tanggung jawabku.

Aku tidak butuh dikenal banyak orang. Aku tidak peduli mereka memandangku seperti apa. Karena sesungguhnya yang terdekatlah yang tau bagaimana aku sebenarnya. Aku tak butuh dipandang sebagai pahlawan. Aku tak butuh apresiasi, karena bagaimana aku bisa mengapresiasi diriku jauh lebih baik daripada mendengarkan sanjungan sanjungan palsu itu. 

Mereka tidak perlu tau aku telah melakukan apa. Mereka tidak perlu tau bagaimana aku berjuang dan bertahan. Karena meskipun mereka tau, mereka sebenarnya tidak terlalu peduli. 

Mereka tidak perlu tau apa saja yang sudah berhasil aku capai. Mereka tidak perlu tau tentang aku. Sepertinya menjadi bukan siapa siapa jauh lebih tenang daripada menjadi seseorang yang menjadi pusat lampu sorot. 

Aku tak suka terlihat. Aku tak butuh sorot lampu itu. Karena mereka yang peduli, pasti tau aku dimana. Kalaupun tak ada yang mencariku, tak apa. Melihat keramaian itu dari kejauhan pun sudah cukup. Jujur saja, aku tidak berminat bergabung.

Rasanya lebih menyenangkan menjadi penonton. Karena sebagian dari mereka kadang menolak saat aku ingin bergabung.

"Jadi bagaimana? Bukankah lebih baik disini saja. Kalau selama ini kau tak pernah rasakan apa itu rumah, kenapa tak kau bangun saja istanamu sendiri?"

Agama

Senin, 19 September 2022

Kenapa ya orang orang tuh obses banget sama agama?
I mean kayak, pengen memperdalam agama, belajar agama, pengen jadi ahli agama, dll.
 
Aku bukan dari kalangan atheis atau satanic. Aku percaya Tuhan, aku punya agama juga.
Kadang kalau lihat orang-orang lain yang kayak semangat banget mendalami agamanya tuh jadi mikir "salah ga sih kalau aku ga se obses itu?" 
 
Orang tuh banyak (gak semua) yang berlomba lomba buat jadi religius. Entah mereka sempat ngalamin kebangkitan spiritual, atau hidayah, atau apalah itu yang banyak orang bilang.
Terus masing-masing mulai berusaha mengubah banyak orang untuk mengikuti sesuatu yang dianutnya gitu. Ada yang cara halus, ada yang cara kasar. Ada yang dengan nunjukin hal hal positif apa aja yang udah terjadi dihidupnya, ada juga yang pake cara nakut-nakutin. Ada juga yang maksa maksa orang buat percaya sama apa yang mereka percaya. Sampai kayak ga ada respect-respectnya sama agama orang lain.

Ini sebenernya pemikiran random aja sih. 
Beberapa kali lihat jawaban orang alasan mereka buat memperdalam agama tuh apa,
tapi tetep aja andaikan film jawaban mereka selalu ada plot hole-nya. Selalu ada bagian yang kayak ga bisa terjawab gitu.

Tulisan ini hanya keresahanku aja. Tidak untuk mengundang debat atau apapun.
Sekian.

Hidup adalah sebuah perjalanan panjang

Minggu, 18 September 2022

Time has come to go
Pack your bags, hit the open road
Our hearts just won't die
It's the trip, keep us alive
So many miles
Away
 
a song by Still Corners - The trip 


Beberapa orang merasa mereka adalah pusat dari kehidupan. 
Merasa bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi disekelilingnya. 
Hahahaha, memangnya kita ini siapa?
 
Bertanggung jawab atas keputusan sendiri saja kadang masih lupa, 
masih sering lari dan mencari kesalahan diluar diri. 
Seolah kita lah korban dari semuanya. 
Padahal toh apa yang terjadi pada kita semua adalah hasil dari apa yang sudah kita lakukan sebelumnya.

Sering kali bertanya "memangnya aku salah apa? kenapa harus aku?"
Hahahahaha, manusia. 
Saking banyaknya yang mereka lakukan,
sampai lupa alasan kenapa mereka pantas atas segala hal yang terjadi dikehidupan mereka entah itu hal baik atau buruk.

Sering kali mereka berpikir dunia yang sekarang adalah tempat terakhir. 
Padahal dunia hanya sebuah persinggahan sebelum kita melanjutkan perjalanan.
Mereka ingin mempertahankan semuanya, ingin mengambil sebanyak mungkin.
Ingin melakukan hal sebanyak mungkin tanpa mau tau apa yang seharusnya dilakukan.
 
Mereka takut akan perubahan. 
Mereka merasa paling tahu tentang seisi dunia, bahkan tentang manusia lain.
Mereka kira apa yang ada dipikirannya dan apa yang mereka yakini adalah satu satunya yang benar.
Tanpa mau tau kalau ada berbagai macam kemungkinan.
Mereka pikir sudah melihat semua isi kotak rahasia.
Padahal ada ribuan lainnya yang belum dibuka dan masih tersembunyi entah dimana.

Mereka menyalahkan segala hal yang tak sama dengan mereka.

Sedangkan semesta hanya bisa memperhatikan dalam diam.
Kadang riuh bersama dengan deruh angin, dan debur ombak.
Kadang sunyi seolah ingin ikut mendengarkan isi pikiran manusia.

Manusia manusia yang egois. 
Hahahaha, mereka kira hidup hanya tentang mereka.

Something that keep me alive

Minggu, 17 April 2022

Ketika kamu nggak tau maumu apa, lalu bagaimana kamu tau kamu mau hidup yang bagaimana? Dan apakah selama ini kamu benar benar hidup?

Hai, sudah lama ya aku tidak menulis disini.
Kabarku saat ini baik. Banyak hal yang sudah mulai berubah. Meskipun baru mulai dari hal hal kecil.
Tapi itu sudah sungguh luar biasa bagiku. 

Banyak hal yang dulu hanya ada di bayangan, satu persatu mulai aku wujudkan. Banyak hal yang dulu tak pernah terpikirkan akan dilakukan satu persatu mulai menunjukkan diri. 
Memang, rasanya belum maksimal. Tapi bukankah sesuatu perubahan besar selalu dimulai dengan hal hal kecil?

Mimpi mimpi masa lalu itu ternyata tidak pernah hilang dari tempatnya. Dia masih ada di dalam diriku. Bersembunyi dan menunggu waktu untuk keluar. Ia menunggu waktu untuk menyadarkanku bahwa semuanya selalu mungkin kalau aku tau apa yang aku mau. Hidup seperti apa yang ingin aku jalani. 

Harapan bahwa kesulitan kesulitan tidak akan bertahan selamanya membuat aku tak sabar untuk terus bergerak dibanding terpuruk dan takut. Harapan bahwa hari hari berikutnya tidak akan berkhianat dengan apa yang sudah di lakukan hari ini dan sebelumnya. Kesadaran bahwa dunia sebenarnya tidak menuntut banyak hal dari kita. Kesadaran bahwa untuk membahagiakan orang orang disekitar adalah dengan menjadi bahagia terlebih dahulu. Kesadaran bahwa hidup adalah milik sendiri, maka lakukan segalanya tanpa rasa takut dan penyesalan. 

Dunia ini begitu luas, banyak hal yang bisa dilakukan. Banyak kisah yang akan terlewati, maka pastikan kisah yang kita buat adalah kisah yang bahagia. Jadi diri sendiri dan positif tanpa harus memaksakan diri. Jadi versi terbaik dari diri kita. 
Tujuanku adalah jadi tenang dan bahagia.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS